Tangis Devi Pecah Cari Suami Korban KMP Mutiara Sentosa 2, Fauzi Pertanyakan Data Manifest Penumpang

Tangis Devi Pecah Cari Suami Korban KMP Mutiara Sentosa 2, Fauzi Pertanyakan Data Manifest Penumpang

Puluhan keluarga penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di Perairan Sumenep, terus berdatangan untuk mencari kepastian nasib kerabat mereka. Salah satu keluarga yang terus mencari kepastian nasib suami mereka adalah Devi, istri dari Deni Tristiawan, penumpang KMP Mutiara Sentosa 2. Devi terlihat sangat sedih dan terus menangis saat menunjukkan foto suaminya, Deni Tristiawan, yang merupakan penumpang KMP Mutiara Sentosa 2.

Devi Mencari Kepastian Nasib Suaminya

Devi mengatakan bahwa suaminya, Deni Tristiawan, berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Madura, pada hari Jumat (17/6) pagi. Namun, saat kapal tersebut terbakar, Devi belum menerima kabar apapun tentang nasib suaminya. Devi sangat khawatir dan terus mencari kepastian nasib suaminya. Ia berharap suaminya selamat dan dapat segera kembali ke rumah. "Suaminya berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Madura, pada hari Jumat (17/6) pagi. Namun, saat kapal tersebut terbakar, saya belum menerima kabar apapun tentang nasib suaminya," kata Devi, dengan air mata yang terus mengalir. Devi mengatakan bahwa suaminya adalah satu-satunya pencari nafkah di keluarga mereka. Ia sangat khawatir tentang nasib suaminya dan berharap suaminya dapat segera kembali ke rumah. Devi juga mengatakan bahwa ia telah mencari kepastian nasib suaminya di beberapa tempat, termasuk di rumah sakit dan di kantor polisi, namun belum mendapatkan kabar apapun.

Fauzi Pertanyakan Data Manifest Penumpang

Sementara itu, Fauzi, seorang anggota keluarga korban, mempertanyakan data manifest penumpang KMP Mutiara Sentosa 2. Ia mengatakan bahwa data manifest penumpang yang dikeluarkan oleh pihak kapal tidak akurat. Fauzi mengatakan bahwa ada beberapa penumpang yang tidak terdaftar di data manifest, namun ternyata mereka ada di kapal saat kejadian. "Data manifest penumpang yang dikeluarkan oleh pihak kapal tidak akurat. Ada beberapa penumpang yang tidak terdaftar di data manifest, namun ternyata mereka ada di kapal saat kejadian," kata Fauzi. Fauzi meminta pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut tentang data manifest penumpang KMP Mutiara Sentosa 2. Ia berharap bahwa penyelidikan tersebut dapat membantu mengungkapkan kebenaran tentang nasib penumpang yang masih belum diketahui.

Keluarga Korban Terus Mencari Kepastian Nasib

Puluhan keluarga penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 terus berdatangan untuk mencari kepastian nasib kerabat mereka. Mereka berharap bahwa kerabat mereka selamat dan dapat segera kembali ke rumah. Keluarga korban juga meminta pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut tentang kejadian tersebut. Keluarga korban sangat khawatir tentang nasib kerabat mereka dan berharap bahwa mereka dapat segera kembali ke rumah. Mereka juga meminta pihak berwenang untuk memberikan informasi yang akurat tentang nasib kerabat mereka.

Pemerintah Berjanji untuk Membantu Keluarga Korban

Pemerintah telah berjanji untuk membantu keluarga korban KMP Mutiara Sentosa 2. Mereka berjanji untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban dan melakukan penyelidikan lebih lanjut tentang kejadian tersebut. Pemerintah juga berjanji untuk meningkatkan keselamatan transportasi laut di Indonesia. Mereka berjanji untuk melakukan pengecekan keselamatan kapal-kapal yang beroperasi di Indonesia dan melakukan tindakan tegas terhadap kapal-kapal yang tidak memenuhi standar keselamatan. Dengan demikian, pemerintah berharap dapat mencegah kejadian serupa terjadi di masa depan. Mereka juga berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang menggunakan transportasi laut di Indonesia.

Ilustrasi - Redaksi Jumper Media Jawa Timur

Posting Komentar

0 Komentar