KrediOne dan AFPI Perkuat Literasi Keuangan Digital bagi Mahasiswa
Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kecakapan keuangan di kalangan generasi muda, KrediOne bersama dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) telah menyelenggarakan program literasi keuangan yang diberi nama "Pindar Mengajar" di Universitas Islam Malang (UNISMA), Malang, pada tanggal 24-25 Juni 2026. Program ini merupakan bagian dari komitmen KrediOne dan AFPI untuk memperkuat literasi keuangan digital di kalangan mahasiswa, yang diharapkan dapat membekali mereka dengan pengetahuan dan kemampuan yang cukup untuk mengelola keuangan di era digital.Latar Belakang Program
Era digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pengelolaan keuangan. Dengan kemajuan teknologi, akses ke layanan keuangan menjadi lebih mudah dan cepat, namun juga membawa tantangan baru, seperti peningkatan risiko penipuan dan kesalahan pengelolaan keuangan. Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk memiliki pengetahuan dan kecakapan yang memadai tentang keuangan digital untuk dapat menghadapi tantangan ini. Program "Pindar Mengajar" hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Dengan menghadirkan narasumber-narasumber yang ahli di bidang keuangan digital, program ini bertujuan untuk memberikan edukasi yang komprehensif tentang pengelolaan keuangan di era digital, termasuk bagaimana menggunakan teknologi keuangan dengan bijak, mengenali risiko penipuan, dan membangun kebiasaan keuangan yang sehat.Tujuan dan Manfaat Program
Tujuan utama dari program "Pindar Mengajar" adalah untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan kecakapan yang diperlukan untuk mengelola keuangan di era digital. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa dapat membuat keputusan keuangan yang lebih bijak, menghindari risiko keuangan yang tidak perlu, dan membangun masa depan keuangan yang lebih stabil. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi keuangan di kalangan generasi muda. Dengan memperluas wawasan dan pengetahuan tentang keuangan digital, diharapkan mahasiswa dapat menjadi lebih siap menghadapi tantangan keuangan di masa depan dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang lebih berkelanjutan.Kolaborasi dengan AFPI
Kolaborasi antara KrediOne dan AFPI dalam program "Pindar Mengajar" merupakan contoh nyata dari komitmen kedua belah pihak untuk memajukan literasi keuangan di Indonesia. AFPI, sebagai asosiasi yang mewakili industri fintech pendanaan bersama, memiliki peran penting dalam mempromosikan praktik keuangan yang sehat dan bertanggung jawab. Dengan bekerja sama, KrediOne dan AFPI dapat memperluas jangkauan dan dampak program literasi keuangan, sehingga lebih banyak mahasiswa yang dapat terlibat dan mendapatkan manfaat dari program ini.Partisipasi dalam Pengembangan Kurikulum Keuangan Digital
Selain menyelenggarakan program literasi keuangan, KrediOne juga berpartisipasi aktif dalam pengembangan kurikulum keuangan digital. Ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa generasi muda memiliki akses ke pendidikan keuangan yang komprehensif dan relevan dengan kebutuhan era digital. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga kemampuan praktis untuk mengelola keuangan di dunia nyata.Mempertegas Komitmen Melawan Pinjaman Online Ilegal
KrediOne dan AFPI juga menegaskan komitmennya untuk memerangi pinjaman online ilegal melalui kolaborasi ini. Pinjaman online ilegal telah menjadi masalah serius di Indonesia, menyebabkan banyak orang terjebak dalam utang yang tidak terkendali dan mengalami kerugian finansial. Dengan meningkatkan literasi keuangan dan mempromosikan praktik keuangan yang sehat, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan terlindungi dari praktik pinjaman ilegal.Kesimpulan
Program "Pindar Mengajar" yang diselenggarakan oleh KrediOne dan AFPI merupakan langkah penting dalam memperkuat literasi keuangan digital di kalangan mahasiswa. Dengan menyediakan edukasi yang komprehensif dan relevan, program ini diharapkan dapat membekali generasi muda dengan kecakapan yang diperlukan untuk mengelola keuangan di era digital. Kolaborasi ini juga menunjukkan komitmen kuat dari KrediOne dan AFPI untuk memajukan literasi keuangan, memerangi pinjaman online ilegal, dan mempromosikan praktik keuangan yang sehat dan bertanggung jawab. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta masyarakat yang lebih siap menghadapi tantangan keuangan di masa depan dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang lebih berkelanjutan.Ilustrasi - Redaksi Jumper Media Jawa Timur
0 Komentar