Disperkimhub Sumenep Anggarkan Rp80 Juta untuk Komputer-Printer, DPRD Minta Utamakan yang Mendesak
Anggaran yang Dipertanyakan
Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Infrastruktur Hubung (Disperkimhub) Sumenep, Madura, baru-baru ini mengumumkan anggaran sebesar Rp80,3 juta untuk pengadaan komputer, printer, dan USB flashdisk. Keputusan ini langsung mendapat perhatian dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Ketua Komisi III DPRD Sumenep, M. Muhri, mengingatkan Disperkimhub untuk memprioritaskan penggunaan anggaran pada kebutuhan yang paling mendesak. Menurut M. Muhri, dalam situasi ekonomi yang masih belum stabil, penggunaan anggaran harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan bijaksana. "Kita harus memastikan bahwa setiap rupiah yang digunakan benar-benar untuk kepentingan masyarakat dan pemerintahan, bukan untuk kepentingan pribadi atau proyek yang tidak penting," tegasnya. Ia menekankan bahwa Disperkimhub harus melakukan evaluasi yang cermat terhadap rencana pengadaan tersebut dan memastikan bahwa anggaran yang disediakan tidak melebihi kebutuhan yang sebenarnya.Keputusan yang Dipertanyakan
Keputusan Disperkimhub untuk menganggarkan Rp80,3 juta untuk komputer, printer, dan USB flashdisk dipandang tidak tepat oleh beberapa pihak. Mereka berpendapat bahwa anggaran tersebut bisa digunakan untuk kebutuhan yang lebih mendesak, seperti perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan kualitas layanan kesehatan, atau pendukung program pendidikan. "Kita harus memprioritaskan kebutuhan masyarakat daripada kebutuhan kantor," kata salah satu anggota DPRD. Selain itu, beberapa pihak juga mempertanyakan efektivitas penggunaan komputer, printer, dan USB flashdisk dalam meningkatkan kinerja Disperkimhub. Mereka berpendapat bahwa teknologi tersebut sudah cukup umum dan tidak terlalu memerlukan anggaran yang besar. "Kita harus memastikan bahwa setiap pengeluaran anggaran memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja dan pelayanan kepada masyarakat," tambah M. Muhri.Tanggapan dari Disperkimhub
Disperkimhub Sumenep belum memberikan tanggapan resmi terkait keputusan anggaran tersebut. Namun, sumber dari dalam dinas tersebut mengatakan bahwa pengadaan komputer, printer, dan USB flashdisk tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja pegawai. "Kita memerlukan peralatan yang memadai untuk mendukung pekerjaan kita, terutama dalam pengolahan data dan pelaporan," kata sumber tersebut. Sumber itu juga menambahkan bahwa Disperkimhub telah melakukan evaluasi yang cermat terhadap kebutuhan dan telah mempertimbangkan alternatif lain sebelum memutuskan untuk menganggarkan dana tersebut. "Kita tidak ingin membuang-buang anggaran, tetapi kita juga tidak ingin ketinggalan dalam hal teknologi dan efisiensi," tambahnya.Rekomendasi dari DPRD
DPRD Sumenep telah merekomendasikan agar Disperkimhub melakukan evaluasi ulang terhadap rencana pengadaan komputer, printer, dan USB flashdisk. M. Muhri menyarankan agar Disperkimhub mempertimbangkan kebutuhan yang lebih mendesak dan memprioritaskan penggunaan anggaran pada proyek yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat. Selain itu, DPRD juga menyarankan agar Disperkimhub melakukan penghematan anggaran dan mencari alternatif lain yang lebih efisien. "Kita harus memastikan bahwa setiap rupiah yang digunakan benar-benar untuk kepentingan masyarakat dan pemerintahan, bukan untuk kepentingan pribadi atau proyek yang tidak penting," tegas M. Muhri. Dalam beberapa hari mendatang, DPRD Sumenep dan Disperkimhub diharapkan dapat melakukan pertemuan untuk membahas rencana pengadaan komputer, printer, dan USB flashdisk tersebut. Diharapkan, pertemuan tersebut dapat membantu mencari solusi yang tepat dan memastikan bahwa anggaran yang disediakan digunakan dengan efektif dan efisien.Ilustrasi - Redaksi Jumper Media Jawa Timur
0 Komentar